Dark
Light
Today: July 24, 2024
9 years ago
53 views

Ketua Sinode GKI Ingatkan Pawai Natal Tidak Berlebihan

Ketua Sinode Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua Pendeta Albert Yoku

Bukan tidak boleh ada sinterpiet atau piet hitam ini, tapi jangan terlalu berlebihan dengan sikapnya yang membentak-bentak dan marah-marah kepada anak-anak

Jayapura, WANI/Antara – Ketua Sinode Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua Pendeta Albert Yoku mengingatkan umat Kristen agar rangkaian kegiatan menjelang Natal berupa pawai sinterklas tidak berlebihan.

“Pawai sinterklas ini bertujuan untuk menyukakan hati anak-anak dengan hadiah-hadiah yang diberikan Tuhan Yesus Kristus kepada umat,” katanya di Jayapura, Jumat.

Namun, kata Pendeta Albert, semakin hari ada pergeseran budaya dengan memunculkan “sinterpiet” yang menakut-nakuti anak-anak.

“Jangan sampai makna Natal ini berubah menjadi menakutkan bagi anak-anak karena kemunculan sinterpiet hitam ini,” ujarnya.

Dia menuturkan makna dan damai Natal harus disampaikan secara baik sehingga anak-anak dapat merasakannya dan membawa sukacita tersendiri.

“Bukan tidak boleh ada sinterpiet atau piet hitam ini, tapi jangan terlalu berlebihan dengan sikapnya yang membentak-bentak dan marah-marah kepada anak-anak,” katanya lagi.

Dia menambahkan jangan sampai anak-anak menjadi trauma bahkan takut akan kedatangan Natal karena keberadaan sinterpiet atau piet hitam ini.

Di Provinsi Papua dan Papua Barat setiap tahun menjelang perayaan Natal, masyarakat berlomba-lomba mengadakan pawai sinterklas yang membagi-bagikan kado bagi anak-anak.

Awalnya, kebiasaan ini hanya muncul di wilayah Benua Eropa, sekarang masyarakat di Papua juga mulai melaksanakannya sehingga menjadi rutinitas tiap tahun.

Bahkan selain adanya pawai sinterklas, sinterpiet atau piet hitam, bersama peri-peri cantik, masyarakat di Papua juga selalu membangun pondok Natal di tiap sudut kota dan permukiman penduduk untuk memeriahkan suasana khusus pada Desember.

Editor: Fitri Supratiwi
Copyright ©Antara

Leave a Reply

Your email address will not be published.