Dark
Light
Today: July 24, 2024
7 years ago
54 views

Komisi V DPR Papua Sebut RS Abepura Tidak Berubah

Komisi V DPR Papua Sebut RS Abepura Tidak Berubah
Ketua Komis V DPR Propinsi Papua Yakoba Lokbere, (tengah).
Jayapura — Ketua Komis V DPR Propinsi Papua Yakoba Lokbere mengatakan, masalah di Rumah Sakit Abepura belum selesai. Rumah sakit Pemerintah Provinsi Papua tersebut tidak berubah dari kunjungan pertamanya beberapa waktu lalu.
“Ini kunjungan kami yang kedua, kami melihat di sini masih ada masalah,” ungkap Lokbere usai sidak ke RS Abepura, Rabu (19/07/2017) siang.
Ia mengatakan, menemukan ruang anak hingga ruang bersalin bermasalah. Dinding ruang bocor sehingga air merembes. Air berasal dari atap yang bocor. Bocoran itu mengganggu konsentrasi pelayanan.
Hal yang sama juga terdapat di ruang anak, rembesan air dari kamar kecil yang bocor terlihat di ruang pasien anak.
Sedangkan di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) sebagai potret utama dari rumah sakit dinilai penuh dengan sampah.
“Sampah menumpuk, ada ruang yang tidak difungsikan,” tegasnya sambil mencontohkan beberapa ruangan yang kotor.
Akibat ruangan yang kotor itu, kata Lokbere, para perawat patungan membayar petugas kebersihan. Kalau tidak, para perawat merangkap tugas, menjadi petugas kebersihan.
Kepala Bidang Keperawatan RS Abepura, Conny Tan mengakui ruang IGD tidak memiliki petugas kebersihan sejak dua bulan terakhir. Namun kekosongan itu sudah teratasi. 
“Mei-Juni itu tidak kerja tetapi sudah ada satu minggu kerja, cleaning service baru sehingga kepala ruangan segan tegur,” ujar Tan.
Soal ruang yang tidak difungsikan, kata Tan, pihaknya akan berupaya ruangan itu difungsikan.
Yakoba Lokbere berharap Direktur RS Abepura dr. Niko Beren menyelesaikan masalah di rumah sakit yang ia pimpin. Penyelesaian masalah tersebut, katanya, penting karena kebutuhan rakyat Papua.
Ia mengatakan, DPRP berencana memanggil direktur untuk meminta penjelasan. (*)
Copyright ©Tabloid JUBI “sumber”
Hubungi kami di E-Mail: tabloid.wani@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.