Dark
Light
Today: July 24, 2024
7 years ago
41 views

New York Agreement, KNPB Sentani: Awal Mula Pelanggaran Hak Politik Rakyat West Papua

New York Agreement, KNPB Sentani: Awal Mula Pelanggaran Hak Politik Rakyat West Papua
Ketua KNPB Wilayah Sentani, Allen Halitopo. Foto: Doc. KNPB Sentani.

Sentani, Tabloid WANI —  Dalam rangka menolak tegas New York Agreement (perjanjian New York) yang terjadi pada 15 Agustus
1962 oleh United Nations Temporary Executive Authority, disingkat (UNTEA), Amerika, Belanda dan Indonesia tanpa melibatkan orang West Papua, Komite Nasional Papua Barat (KNPB) wilayah Sentani gelar ibadah di sekretariat pada Selasa (15/08/1962), Sentani, Jayapura.

Ketua KNPB wilayah Sentani, Allen Halitopo mengatakan, dunia perlu ketahui bahwa, perjanjian New York pada 15 Agustus 1962 yang dilakukan oleh UNTEA, Amerika Serikat, Belanda dan Indonesia adalah awal mula Pelanggaran hak politik rakyat West Papua.

Ia melanjutkan, kami (KNPB) dalam ibadah ini, kami berdoa dan dengan tegas mengutuk serta menolak perjanjian yang pelanggaran Hak Politik bagi West Papua itu.

Pelanggaran Hak Politik yang hanya mengatasnamakan rakyat West Papua tersebut benar-benar pembunuh kehidupan bangsa Papua sampai hari ini.

KNPB Wilayah Sentani dengan tegas menolak:

  1. Perjaanjian New York 15/8/1962
  2. Legalkan UNTEA, Amerika, Belanda dan Indonesia adalah “Akar Pelaku Pembunuhan”.
  3. Mendukung Penuh Internasional Supervised Vote bagi West Papua untuk menentukan nasib sendiri sesuai mekanisme Internasional.

 

KNPB Wilayah Sentani: Doa kita adalah harapan pada perjuangan kita, atas kerja sama dan doa pasti kita menang.

New York Agreement, KNPB Sentani: Awal Mula Pelanggaran Hak Politik Rakyat West Papua
New York Agreement, KNPB Sentani: Awal Mula Pelanggaran Hak Politik Rakyat West Papua
 New York Agreement, KNPB Sentani: Awal Mula Pelanggaran Hak Politik Rakyat West Papua
 New York Agreement, KNPB Sentani: Awal Mula Pelanggaran Hak Politik Rakyat West Papua

Posted by: Admin
Copyright ©KNPB News “sumber”
Hubungi kami di E-Mail: tabloid.wani@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.