Dark
Light
Today: July 20, 2024
7 years ago
36 views

Pemimpin Oposisi Fiji Mengecam PBB atas Petisi West Papua

Pemimpin Oposisi Fiji Mengecam PBB atas Petisi West Papua
Ro Teimumu Kepa (tengah) dengan staf mengibarkan bendera West Papua.

Suva, FIJI — Pihak oposisi Social Democratic Liberal Party (SODELPA) di Fiji mengatakan bahwa mereka kecewa dengan pernyataan Perserikatan Bangsa-Bangsa terkait (yang katanya) menolak sebuah petisi dari rakyat West Papua yang meminta sebuah tindakan penentuan nasib sendiri.


Dikatakan badan dunia akan menyesali keputusannya di masa yang akan datang.

Baca ini: Benny Wenda Menyerahkan Petisi Rakyat West Papua Kepada Pemimpin Oposisi Inggris, Jeremy Corbyn

Pemimpin oposisi Ro Teimumu Kepa mengatakan bahwa dia juga menyesalkan sikap penghianatan pemerintah FIJI yang  mengabaikan West Papua dan mendukung Indonesia sebagai imbalan atas bantuannya.

“Bukan hanya penolakan terhadap kehendak rakyat West Papua yang terguncang di bawah genosida namun merupakan pengkhianatan terhadap masyarakat Melanesia dan perlakuan dengan penghinaan terhadap rakyat di wilayah Pasifik.”

“Perserikatan Bangsa-Bangsa, tampaknya, telah melupakan bahwa Indonesia mengambil alih wilayah tersebut dengan sebuah plebisit (pemungutan suara) yang dipaksakan dan bertentangan dengan kehendak masyarakat adat West Papua untuk memiliki hak untuk menentukan nasib sendiri”.

Ro Teimumu mengatakan bahwa Indonesia menduduki West Papua untuk mengeksploitasi lahan dan lautan mineral yang kaya sambil membunuh lebih dari setengah juta penduduk pribumi.

Baca terkait berikut ini:

  1. Pernyataan Sikap Pimpinam Oposisi Fiji Ro Teimumu Kepa untuk West Papua
  2. Menteri Pertahanan Indonesia Minta Fiji Ajak Negara Pasifik Tolak ULMWP Masuk MSG
  3. Indonesia Berkomitmen Bantu Fiji di Bidang Kepolisian

Dia mengatakan bahwa tindakan penaklukan dan genosida ini benar-benar diabaikan oleh PBB yang menurutnya secara bertahap menjadi badan negara elit yang hanya dipandu oleh pertimbangan ekonomi.

Pemimpin oposisi tersebut mengatakan bahwa hampir semua negara Melanesia mendukung kebebasan Papua Barat kecuali Fiji, yang posisi pemerintahannya mengenai hak-hak masyarakat adat tidak pernah kuat, katanya, mengingat ketidakpeduliannya terhadap hak-hak pribumi di Fiji.

“Indonesia telah memberikan bantuan militer ke Fiji untuk menindas rakyat Fiji dan secara diam-diam meminta dukungan untuk posisinya di West Papua. Pemerintah SODELPA akan membalikkan posisi dan mendesak kemerdekaan West Papua seperti yang terjadi pada Timor Lorosa’e. “

“Kami ingin diketahui bahwa pernyataan penolakan terhadap petisi untuk membebaskan West Papua oleh PBB sama sekali tidak akan mengurangi kemauan kita untuk mendukung dan mengagitasi kebebasan masyarakat West Papua. Kami berdiri di samping mereka seperti yang dilakukan sisa Negara Bagian Pasifik. “

Baca ini: Petisi Rakyat West Papua, yang Ditandatangani oleh Lebih dari 1,8 Juta Orang, telah Diserahkan Kepada PBB

Posted by: Admin
Copyright ©Radio New Zealand “sumber”
Hubungi kami di E-Mail: tabloid.wani@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.