Dark
Light
Today: June 13, 2024

Empat Tapol KNPB Manokwari Dibebaskan, Bangsa Papua Ucapkan Selamat dan Legalkan Kolonialisme Indonesia di West Papua

Empat Tapol KNPB Manokwari Dibebaskan, Bangsa Papua Ucapkan Selamat dan Legalkan Kolonialisme Indonesia di West Papua
Juru bicara Nasional Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Bazoka Logo bersama rakyat Papua saat menjemput tahanan politik Papua Alexander Nekenem Cs dkk yang baru di lepas dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Manokwari, Papua Barat 3/08/2016.
Press Release, 
Bangsa Papua Ucapkan Selamat dan Legalkan Kolonialisme Indonesia di West Papua

Atas nama nenek moyang Bangsa Papua, atas nama arwah-arwah Tulang Belulang yang telah mendahului kami, atas nama Rakyat West Papua yang pernah ada, yang ada dimuka bumi ini, dan atas nama Mereka yang akan ada serta atas nama Sang Pencipta Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Pusat dan Wilayah serta Konsulat sampaikan Berlimpah terima kasih atas pengabdian Ketua KNPB wilayah Manukwar Tuan. Alexander Nekenem. Cs dan kawan-kawan dibalik penjara-penjara tua untuk Legalkan Kolonialisme Indonesia di West Papua.
Dan juga hormat kepada para tahanan politik yang telah jalankan perjuangan didalam penjarah kecil milik kolonial Indonesia serta selamat Bebas, bergabung di Penjara Besar Kolonial Indonesia bersama seluruh Rakyat Bangsa Papua.
Kolonialisme indonesia benar adanya, maka Perjuangan Bangsa Papua sesungguhnya perjuangan melawan dan mengakhiri kolonialime, yang beroperasi melalui sistem hukum kolonial Indonesia. 
Kolonial indonesia akan pakai aturan hukum dan undang-undang untuk matikan politik Bangsa Papua agar hak politik tunduk dan patuh dibawah sistem hukum kolonial. Hukuman penjara adalah teror bagi para pejuang, kita tidak berjuang untuk memperbaiki sistem hukum pemerintah, TNI dan POLRI, sebab cara kerja Pemerintah dan TNI/POLRI diatas tanah Papua adalah wujud nyata dari kolonialisme Indonesia atas Bangsa Papua dan kolonialime itu tidak dapat diperbaiki, kolonialisme hanya dilawan dan diakhiri.
Atas nama undang-undang dan hukum tidak bisa matikan hak politik Bangsa Papua, selama sistem indonesia berupaya matikan perjuangan politik Rakyat Papua selama itu juga indonesia sesungguhnya sedang yakinkan Kolonialisme terhadap Bangsa Papua.
KNPB Bersama Rakyat Papua sudah tidak akan tunduk dan kebal hukum milik kolonial Indonesia, hukum Indonesia sudah tidak berfungsi untuk matikan Proses perjuangan Pembebasan Nasional, Bangsa Papua sudah siap dan sedang persiapkan untuk dirikan negara sama seperti kolonial Indonesia dan negara-negara didunia.
Kronologis Penjemputan Tahanan Politik Ketua KNPB Manowakri Alexander Nekenem Cs Dan Kawan-Kawan di Hadang oleh Polisi
Pada hari 3 september 2016, massa secara spontan dan teratur bersama KNPB manukwar, melakukan long march dengan mengenakan atribut budaya Papua. Perjalanan dimulai dari sekretariat KNPB Manukwar jalur Gaza Amban menuju kampung Ambon Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IIB Manokwari.
Dalam perjalanan penjemputan ini di hadang oleh kepolisian dari Polda Papua Barat dan Polres Manokwari di lampu merah Makalo Manokwari. Negosiasi antar masa dengan Kepolisian pada jam 8:34 WIT. Namun saat negosiasi, pihak Kepolisian tidak meng’ijinkan semua massa menjemput para tahanan politik Papua yang bau dilepas yakni Alexander Nekenem. Cs dkk dan meminta utusan empat orang saja untuk jemput di lapas mengunakan mobil mereka (polisi), namun massa menolak dan meminta agar mereka (tapol) empat orang yang masih di berada di lapas diantar ke mass di lampu mera Makalo.
Empat Tapol KNPB Manokwari Dibebaskan, Bangsa Papua Ucapkan Selamat dan Legalkan Kolonialisme Indonesia di West Papua
Polisi dari Kepolisian Daerah Papua Barat dan Polres Manokwari sedang menghadangi massa, 3/08/2016.
Tapol Papua, Ketua KNPB Mnukwari Alexander Nekenem Cs, Narko Murib, Yoram Magai,  dan Maikel Aso, keluar dari (LP) dan didampingi oleh pihak LP3BH Manokwari Yan Christian Warainusi pada pukul 09.00 WIT.
Lembaga Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari mendampingi kiliennya Alexander Nekenem CS dkk dikawal ketat oleh Kepolisian dari Lembaga Pemasyaraktan (LP) Manokwari menuju ke tempat mass dihadang oleh Kepolisian tepatnya di lampu merah Makalo.
Empat Tapol KNPB Manokwari Dibebaskan, Bangsa Papua Ucapkan Selamat dan Legalkan Kolonialisme Indonesia di West Papua
Alexander Nekenem Cs dkk bersama rakyat Papua Barat yang baru di lepas dari Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Manokwari, Papua Barat 3/08/2016.
Setelah bertemu dengan massa di Makalo, keempat tapol tersebut menuju ke kantor LP3BH untuk melakukan Koferensi Pers bersama awak media. Setelah Konferensi Pers selesai, tapol Alexander Cs dkk’nya kembali bergabung dengan massa di Makalo untuk melanjutkan perjalanan menuju sekretariat KNPB Manukwar jalur Gaza Amban, namun kepolisian dari Polda dan Polres Manokwari menghadang dan melarang massa untuk long march. Dan kepolisian memaksakan masa untuk naik ke truk yang mereka siapkan. Namun massa tidak menerimanya dan tetap mempertahankan prinsip untuk pulang dengan berjalan kaki.
Dan Polisi dengan tegas dan kurung massa dari depan dan belakan kemudian menutup ruang jangan sampai ada massa yang bergerak dan memaksa naik truk. Namun massa terus melakukan negosiasi untuk jalan kaki pulang, tetapi Polisi tidak meresponnya dan menyuruh massa untuk naik ke enam buah truk. Melihat hal tersebut dan tidak ada ruang bebas untuk masa, sehingga dengan paksaan masa bersama keempat orang tapol naik ke truk dan pulang ke sekretariat KNPB jalur Gaza Amban.
Empat Tapol KNPB Manokwari Dibebaskan, Bangsa Papua Ucapkan Selamat dan Legalkan Kolonialisme Indonesia di West Papua
Mass sedang melakukan negosiasi dengan Kepolisian Daerah Manokwari 3/08/2016.
Saat menghadang massa, kepolisian dari Polda Papua Barat dan Polres Manokwari serta Polsek Amban turunkan perlengkapan perang seperti 1 buah mobil Barak Kuda, 1 Truk Polisi, 1 buah Bus, 2 buah mobil Dalmas, 2 buah mobil Strada, 2 mobil tahanan bersama dengan ratusan Polisi dari Polda Papua Barat dan Polres.
Empat Tapol KNPB Manokwari Dibebaskan, Bangsa Papua Ucapkan Selamat dan Legalkan Kolonialisme Indonesia di West Papua
Peralatan persenjataan dan mobil yang dibawa oleh Kepolisian Daerah manokwari untuk menghadapi rakyat Papua di Manokwari saat penjemputan tahanan politik (Tapol) Papua Alexander Nekenem Cs dan kawan-kawannya (dkk) dari Lembaga Pemasyaraktan Kelas IIB Manokwari, Papua Barat, 3/08/2016.
Setelah pulang dari penjemputan, pada pukul 12:00 WIT, massa rakyat Papua Barat bersama tahanan politik berkumpul di sekretariat KNPB jalur Gaza Amban dan melakukan ibadah singkat yang di pimpin oleh Pdt. Martinus Manggara.
Setelah ibadah selesai, dilanjutkan dengan orasi dukunggan terhadap koalisi sejumlah negara-negara Pasifik untuk Papua yang dipimpin oleh Perdana Menteri Kepulauan Solomon yang akan menyelenggarakan pertemuan resmi untuk pertama kalinya di Honolulu, Hawaii, disela-sela acara World Conservation Congress of International Union for Consevation of Natire (IUCN) yang berlangsung pada 2-7 September 2016 di hawaii.
Empat Tapol KNPB Manokwari Dibebaskan, Bangsa Papua Ucapkan Selamat dan Legalkan Kolonialisme Indonesia di West Papua
Massa (rakayat Papua Barat) setelah menjemput tapol Alexander Nekenem Cs dkk, dan mengadakan ibadah syuran serta melakukan orasi dukungan terhadap sejumlah negara-negara Pasifik untuk Papua yang dipimpin oleh Perdana Menteri Kepulauan Solomon yang akan menyelenggarakan pertemuan resmi untuk pertama kalinya di Honolulu, Hawaii tanggal 2-7 Sptember 2016, 3/08/2016.
PM Kepulauan Solomon, Manasseh Sogavare, mengatakan pertemuan koalisi yang bernama Pacific Coalition on West Papua (PCWP) merupakan kelanjutan dari pertemuan perkenalan di Suva, Fiji, belum lama ini.
Dalam situs resmi PM Kelupauan Solomon mencatat bahwa, tujuan dari pertemuan itu adalah untuk memperluas jejaring advokasi atas isu Papua Barat, di Melanesian Spearhead Group (MSG) untuk menjangkau wilayah Pasifik yang lebih luas.
Tujuan dari advokasi tersebut adalah untuk menekan PBB agar melakukan intervensi di Papua Barat.
Manukwar, 03 September 2016.


Badan Pengurus Komite Nasional Papua Barat (KNPB)

Bazoka Logo
Juru Bicara Nasional KNPB

Melkias Beanal
Sekretaris KNPB Wilayah Manukwar
Posted by: ERIK
Copyright ©Tabloid WANI

Tanggapan anda, Silahkan beri KOMENTAR di bawa postingan ini…!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published.