Dark
Light
Today: June 22, 2024
6 years ago
17 views

45 Penerjun Mendarat di Tanah Amungsa Tengah Malam

45 Penerjun Mendarat di Tanah Amungsa Tengah Malam
Foto: Letkol Bazishoki Gea selaku penerangan PPRC memberikan keterangan kepada wartawan di lapangan sepak bola batalyon 754/Timika.

Timika — Untuk keduakalinya kalinya 45 prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) melakukan penerjunan di malam hari di kabupaten Mimika. Penerjunan pertama tahun 1995 dan Selasa (8/5) adalah penerjunan kedua.

“Ke 45 prajurit penerjun ini merupakan bagian dari pasukan yang sedang mengikuti latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC),” ujar Letkol Bazishoki Gea selaku penerangan PPRC kepada wartawan di lapangan sepak bola batalyon 754/Timika.

Lanjutnya, ke-45 penerjun ini berangkat dari Ambon sekitar pukul 21.00 WIT, dan mulai melakukan penerjunan (terjun di Timika -red) pukul 23.15 WIT.

“Puji Tuhan, ke 45 penerjun demua mendarat dengan baik. Ini sangat luar biasa sebab daerah Papua khususnya Timika memiliki cuaca yang ekstrim. Selain itu saat penerjunan berlangsung kita tahu bersama hujan atau gerimis,” ujarnya.

…Baca juga:

  1. 100 Personel Brimob Aceh Didatangkan di Mimika
  2. Pasukan Pemukul Reaksi Cepat TNI Tiba di Timika dan Maluku

Sementara itu, Kepala Staf Kodam (Kasdam) XVII/Cendrawasih Brigjen TNI I.Nyoman Cantiasa mengatakan, bahwa ini suatu prestasi. “Tadi kita lihat bersama bahwa penerjunan sempat ditunda sekitar satu jam. Ini karena faktor cuaca. Sebab untuk terjun dibutuhkan angin. Hembusan angin ini akan membantu untuk membuka sel-sel payung terjun untuk mengembang sempurna,” ujar Kasdam.

Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI I. Nyoman Cantiasa juga menjelaskan bahwa pihaknya dalam hal ini hanya sebagai penyedia tempat. Namun sebagai mantan penerjun pada pasukan khusus, Cantiasa memberikan apresiasi kepada 45 prajurit yang berhasil mendarat dengan baik. “ini pendaratan malam. Dengan cuaca malam dan mereka semua mendarat di sasaran. Prestasi luar biasa,” ujarnya.

Ke 45 prajurit penerjun ini terdiri dari prajurit Angkatan Laut, Angkatan Udara dan Angkatan Darat.

Prajurit ini terjun dari ketinggian 6.000 kaki, dan membawa beban sekitar 50 kg yang terdiri dari payung, ransum dan senjata.

Latihan PPRC ini akan berlangsung hingga tanggal 12 Mei dan akan disaksikan langsung oleh Panglima TNI.

Copyright ©Pasific Pos “sumber”
Hubungi kami di E-Mail: tabloid.wani@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.