Dark
Light
Today: June 20, 2024

Pemaksaan Rakyat Papua Ilegal di Suarakan dari Aliansi Rakyat Melawan Surabaya

Pemaksaan Rakyat Papua Ilegal di Suarakan dari Aliansi Rakyat Melawan Surabaya
Foto: Saat aksi berlangsung (1/05/2018).

Dalam momentum may day mendukung perjuangan kaum buruh se- dunia dan di suarakan Penolakan aneksasi west Papua.

Surabaya, Tabloid WANI — 1 Mei hari bersejarah untuk di kenang oleh kaum tertindas seluruh dunia untuk menaikan upah, karena upah yang di terima jauh di bawa nilai standar kelayakan, dan kepentingan Amerika Pepera mulai dari 19 desember 1961 bangsa west Papua di Manipulasi, di rebut dengan kekuatan militer di bawa Pimpinan soekarno dan suharto , mommentum hari kemenangan seluruh buru.

Memperingati may day mengadakan aksi longmarc berlangsung Pukul 11. AM selesai 1 /5/2018 di Gedung Grahadi surabaya

ribuan masa solidaritas tujuh organisasi bersama gerakan serikat buruh Indonesia (GSBI), FMN, AMP, SPS, SERUNI, terus bersuara, mengangkat hak-Hak Kaum buruh dan mendukung West Papua harus menentukan nasip sendiri dari Indonesia sebagai solusi demokrasi dan Pepera ILEGAL dalam Orasi politik saat demo berlangsung.

demo Perlawanan menuntut Negara harus bertangungjawab, saat statmen di bacakan oleh aliansi rakyat melawan, yang di bawakan saat aksi berlangsung

“ Cabut segalah macam UU peraturan yang memonopoli tanah dan merugikan pertani dan hentikan segalah bentuk penekanan kebebasan berserikat, kebebasan melangsungkan pemogokan, intimidasi, kekerasan dan kriminalisasi bagi seluruh gerakan rakyat, Menutup dan menghentikan aktifitas eksploitasi semua perusahaan MNC milik negara, Imperialis Freeport, BP, LNG Tangu, Medco, Corindo, Yang beroperasi di West Papua tutur saat Statmen di bacakan di tempat aksi, dan berikan Papua menentukan Nasip sendiri bagi bangsa west Papua, sediakan lapangan kerja bagi Masyarakat Indonesia secara merata “ saat Pantauan Media tabloid wani saat aksi solidaritas ini berlangsung .”

Posted by: Nies T
Copyright ©AMP News “sumber”
Hubungi kami di E-Mail: tabloid.wani@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.