Dark
Light
Today: June 21, 2024
5 years ago
6 views

PBB Memberikan Suara untuk Kerja Sama yang Lebih Baik dengan PIF, tetapi Cina, Indonesia Abstain

Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) di New York, 21 Desember 2017. (img. voaindonesia.com)

Laporan Radio Australia :

New York, — Satu minggu menjelang pertemuan tahunan para pemimpin Forum Kepulauan Pasifik atau PIF di Tuvalu, Majelis Umum PBB telah mengadopsi resolusi untuk meningkatkan kerja sama PBB dengan PIF – (badan puncak wilayah itu)

Pemungutan suara dilakukan melibatkan 137 anggota negara mendukung, dan tidak ada yang menentangnya.

Tetapi ada 12 negara yang abstain. Di antara negara-negara yang memilih untuk tidak memilih atau abstain adalah termasuk negara Cina dan Indonesia, yang keduanya merupakan mitra tingkat tinggi Forum Kepulauan Pasifik.

Dilaporkan dari radio Abc.net.au (6/08), teks lengkap resolusi belum akan dirilis, tetapi dalam sebuah pernyataan, PBB mengatakan Majelis Umum mendesak PBB dan PIF untuk memperkuat upaya bersama mereka untuk mencapai hasil pembangunan berkelanjutan, sementara juga menggarisbawahi perlunya pendekatan koheren /hubungan untuk membangun ketahanan terhadap cuaca ekstrem di wilayah [Pasifik] tersebut.

Resolusi serupa telah diadopsi tahun lalu – yang terakhir 2017.

Resolusi tersebut menyusul kunjungan bersejarah oleh Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres ke Pasifik pada bulan Mei 2019 lalu, ketika ia bertemu dengan para pemimpin Forum [PIF].

(Baca ini: Selain Iklim, Masalah West Papua Jadi Agenda Prioritas PIF)

Menurut pernyataan PBB tentang resolusi tersebut, perwakilan China mengatakan koordinator negosiasi gagal mempertimbangkan kontribusi delegasinya dan kekhawatiran negara-negara lain, itulah sebabnya mengapa China abstain.

Perwakilan Indonesia mengatakan, delegasinya abstain karena beberapa alasan, salah satunya adalah referensi resolusi untuk komunike PIF 2017.

Perwakilan Indonesia juga mengatakan, dia menyesal bahwa salah satu anggota Forum Kepulauan Pasifik terus mengganggu urusan dalam negeri Indonesia, yang kemungkinan merupakan referensi ke Vanuatu, yang merupakan pendukung paling vokal untuk kemerdekaan West Papua dalam Forum Kepulauan Pasifik. Abc.net.au/radio-australi (Catherine Graue)

(Baca juga: Sikap Gubernur Port Moresby dan Seruan Peninjauan Referendum atas West Papua)


Posted by: Admin
Copyright ©Abc.net.au/radio-australia “sumber”
Hubungi kami di E-Mail ✉: tabloid.wani@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.